Tampilkan postingan dengan label tepat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tepat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 April 2014

6 Tips Memilih Flashdisk Yang Tepat

6 Tips Memilih Flashdisk Yang Tepat - Bagi Anda yang ingin membeli sebuah flashdisk tentunya tidak ada salahnya mengetahui cara benar memilih flash disk. Berikut ini akan dijabarkan tips jitu dalam memilih flash disk yang tepat dan benar.


1. Dukungan software
Anda dapat memilih flashdisk yang memiliki chip pengontrol di setiap unitnya. Chip pengontrol ini akan memudahkan Anda untuk meng-install USB flash disk dengan berbagai macam software portabel, seperti: Security Software, Partition Software, File Synchronization, dan lain-lain. Security Software sangat penting dalam memastikan data sensitive Anda tidak jatuh ke tangan orang tak berwenang. Anda dapat memilih flashdisk yang kompatible dengan beberapa system operasi, tanpa harus menggunakan driver atau tidak tergantung dengan driver tertentu.

2. Perhatikan kecepatan transfer data
Faktanya, kecepatan transfer data dari USB 2.0 berkisar antara 14 Mb/s hingga 24 Mb/s, namun kecepatan tersebut akan menurun jika menggunakan kabel USB atau USB hub. Walaupun USB 2.0 memiliki kecepatan lebih baik dari USB 1.1, dengan kecepatan 1.5 Mb/s.

3. Perhatikan desain dan kelengkapannya
Tidak hanya desain dan model fisik flashdisk yang sesuai dengan selera Anda, namun yang harus diperhatikan juga adalah kelengkapan produknya, seperti tali gantungan, tutup casing flashdisk, paket CD driver, fasilitas anti air, pengunci manual di luar casing, kabel USB, dan aksesoris lainnya.

4. Perhatikan kapasitas flashdisk
Anda dapat membeli flashdisk, tentunya yang sesuai kebutuhan dan tidak sampai kurang sehingga Anda harus membeli lagi, misalnya kapasitas ideal 2GB, dan sesuai dengan budget Anda.

5. Perhatikan garansi
Garansi sebisa mungkin life time, namun pemakaian rata-rata flashdisk pada umumnya hanya sekitar 2 hingga 3 tahun, bisa karena bosan memakainya atau mungkin Anda membutuhkan kapasitas yang lebih besar. Hal inilah yang menjadi dasar anggapan bagi sebagian orang bahwa masa garansi cukup hanya 2 hingga 3 tahun.

6. Perhatikan informasi manufaktur dan distributor
Pilihlah flashdisk yang handal dan memiliki service center yang jelas. Anda harus memastikan kebenaran informasi mengenai produsen dan distributornya, dan cara menghubungi mereka. Hal ini berguna jika Anda semisal mengalami masalah dengan flashdisk, atau klaim garansi, ketika outlet tempat Anda membeli flashdisk tidak bersedia melayani klaim Anda.

sumber: Yafi Blog

Minggu, 08 Desember 2013

Saat yang Tepat Buat Mutusin Pacar

Dalam artikel sebelumnya tentang cara mutusin pacar yang baik dan benar, saya berjanji akan membahas mengenai kapan waktu yang tepat buat mutusin pacar. Karena hal ini merupakan salah satu poin yang sangat penting dalam usaha kamu untuk mengakhiri hubungan dengan si dia (pacar kamu).

Saya tahu, banyak diantara kamu yang bingung menentukan waktu yang tepat untuk berkata "kita putus". Sehingga kamu terus mengulur-ulur waktu. Padahal, kamu sudah sangat tersiksa dengan hubungan tersebut. Akibatnya, hubungan kalian berdua malah berantakan dan menimbulkan banyak konflik yang seharusnya tidak perlu terjadi. Nah, untuk mencegah hal itu terjadi, ada baiknya kamu mengetahui kapan saja waktu yang tepat untuk memutuskan hubungan. Berikut ini adalah beberapa kondisi yang bisa dibilang pas untuk kamu mutusin pacar kamu.

Saat si dia kecanduan obat-obatan

Menjadi pecandu obat terlarang dan lebih dari sekadar kecanduan rokok, nyatanya kamu berada dalam hubungan yang penuh risiko. Ini karena kecanduan pada obat terlarang bisa memengaruhi kamu.

Dalam hal ini, baik kamu ataupun si dia bisa menjadi tersiksa akibat ketagihan obat terlarang. Dampak terburuk untuk kamu berdua bisa dimasukkan ke dalam penjara.

Jika kamu mencintainya, maka kamu harus memberikan pertolongan padanya. kamu bisa merayunya untuk menghilangkan ketergantungan pada obat terlarang. Tapi kalau pacar kamu tidak juga berubah, inilah saatnya kamu ninggalin dia.

Dia berselingkuh lebih dari satu kali

Alasan perselingkuhan memang selalu menjadi penyebab utama kandasnya percintaan. Jika si dia berselingkuh satu kali, ini mungkin bisa dimaafkan. Namun jika si dia tak kunjung menghentikan sikap buruknya yang gemar berselingkuh, maka sudah saatnya kamu membiarkannya pergi dari kehidupan kamu. Setiap orang mungkin sering membuat kesalahan, termasuk kekasih kamu, namun berkali-kali disakiti bukan berarti kamu bebas menerimanya sebagai kekasih bukan?

Terlalu banyak menuntut

Dalam membina sebuah hubungan, harus kamu ingat bahwa kamu bukanlah ayahnya, dan bukan pula kamu adalah anaknya. Posisi kalian berdua sejatinya adalah sama dalam hubungan. Jika si dia terus menuntut banyak hal sehingga benar-benar membuat kamu kesal dan jenuh, maka sudah waktunya kamu memikirkan ulang hubungan ini.


Kamu sudah merasa tersiksa dengan hubungan ini

Banyak hal yang bisa membuat seseorang merasa tidak nyaman dengan hubungan yang sedang dijalani. Yang paling banyak adalah karena rasa cinta memang sudah padam. Ingat, cinta itu tumbuh dan berkembang, datang dan pergi, pasang dan surut.

Kalau kamu merasa yakin bahwa hubungan ini sudah tidak bisa dipertahankan, maka tidak perlu menyiksa diri untuk tetap mempertahankannya. Setiap orang berhak menemukan kebahagiaannya. Termasuk kamu.


Itulah beberapa kondisi yang cukup tepat untuk kamu mengakhiri hubungan. Kalau kamu mengalaminya, maka saatnya kamu bilang "Kita putus..!"