Tampilkan postingan dengan label tak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tak. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Desember 2013

Mengapa Laba Laba tak Terperangkap Jaringnya Sendiri

Seekor lalat yang sedang terbang tiba-tiba menghantam jaring laba-laba. Tubuhnya menggelepar, semakin berupaya berontak semakin lengket menempel. Lalu datanglah laba-laba pemilik sarang dengan lincah siap menemui korban. Bila serangga lain terjebak, mengapa laba-laba tidak?
 



Menurut penelitian, ada beberapa hal yang membuat laba-laba tak terperangkap jaringnya sendiri, yakni:

1. Jaring laba-laba tersusun dari benang sutra, ada bagian yang lengket dan tidak.  Benang-benang yang berupa garis lurus seperti jari-jari yang keluar dari pusat jaring laba-laba bersifat tidak lengket, sedangkan benang-benang yang membentuk lingkaran atau spiral pada jaring laba-laba merupakan benang yang lengket. Serangga lain otomatis mengenai bagian spiral yang lengket hingga terjebak. Sementara laba-laba  akan melewati bagian yang tidak lengket untuk memangsanya.

2. Laba-laba memiliki dua sampai tiga cakar khusus berukuran kecil pada ujung setiap kakinya yang dapat digunakan untuk mengambil untaian jaring laba-laba. Dengan cara ini, laba-laba dapat bergerak dengan cepat melalui jaring tanpa terjebak. Salah satu cakar laba-laba memiliki area khusus yang digunakan untuk mengaitkan untaian jaring. Laba-laba dapat menggunakan cakar khusus untuk berayun dari untaian ke untaian lainnya tanpa harus menyentuh bagian lengket dari jaring.

3.   Beberapa ilmuwan juga berpendapat bahwa laba-laba memiliki jenis minyak tertentu pada tubuhnya. Minyak ini membuat laba-laba tidak menempel pada jaringnya dan membantu untuk menghentikannya terjebak dalam jaring sendiri.

Walau sangat jarang terjadi, laba-laba bisa saja tergelincir dan terperangkap kejaring mereka sendiri. Kalau begini kejadiannya repot, karena senjata makan tuan. :)






 





Sumber:
sains